berilah maka kamu akan diberi

KABARBAIK HARI INI :"BERILAH maka kamu akan DIBERI "Pada saat kita memberi pakailah ukuran memberi kita seperti ukuran Tuhan Bapa di Surga, seperti yang Yes BerilahMaka Kamu Akan Diberi. bagusp Official Writer. 1683 "Berilah dan kamu akan diberi: suatu takaran yang baik, yang dipadatkan, yang digoncang dan yang tumpah ke luar akan dicurahkan ke dalam ribaanmu" ( Lukas 6:38 ) Halaman : 1. Pemberian menabur . Leave a Comment. About CBN. Taksemua yang kita nilai itu benar. Kisah Adik dan Kakak; SOMBONG KARENA ILMU; Ibuku, Bermata Satu 2006 (2) Desember (1) Januari (1) 2004 (1) Januari (1) Halaman. Beranda; Artikel; Berilah, Maka Kau akan diberi. 00.09 | Bismillah, Pada suatu hari seorang pria melihat seorang wanita lanjut usia sedang Pesertadidik diberi kesempatan untuk bertanya tentang hal-hal yang belum Jika mereka beriman maka mereka akan mendapatkan nikmat kubur tetapi bila mereka ingkar siksa kuburlah yang akan mereka dapatkan. b. Berilah tanda "centang" (√) yang sesuai dengan kebiasaan kamu terhadap pernyataan-pernyataan yang BERILAHDAN KAMU AKAN DIBERI Lukas 6:38 (TB) Berilah dan kamu akan diberi: suatu takaran yang baik, yang dipadatkan, yang digoncang dan yang tumpah ke luar akan dicurahkan ke dalam ribaanmu. Sebab Faire Des Rencontres Gratuitement Sur Internet. Berilah dan kamu akan diberi suatu takaran yang baik, yang dipadatkan, yang digoncang dan yang tumpah ke luar akan dicurahkan ke dalam ribaanmu. Sebab ukuran yang kamu pakai untuk mengukur, akan diukurkan kepadamu.” RENUNGAN INSPIRASI Ada ilustrasi menarik yang berbunyi demikian, "Kalau ingin menangkap ayam, jangan dikejar. Kita akan lelah dan ayamnya pun semakin menjauh. Berilah ia beras dan makanan, nanti ia datang dengan rela. Jika ingin memelihara kupu-kupu jangan tangkap kupu-kupunya, pasti ia akan terbang. Tetapi tanamlah bunga, maka kupu-kupu akan datang sendiri dan membentangkan sayap-sayapnya yang indah. Bahkan bukan hanya kupu-kupu, tetapi kawanan lainnya juga akan datang; lebah, capung, dan lainnya, yang akan menambah warna-warni keindahan." Sama halnya dengan kehidupan ini. Ketika kita menginginkan berbagai hal baik, kebahagiaan, dan keberuntungan, maka yang harus kita lakukan adalah menanam berbagai kebaikan, kebajikan demi kebajikan, serta kejujuran demi kejujuran. Demikianlah prinsip firman Tuhan yang dengan jelas mengatakan bahwa apa yang kita tabur, maka itu pulalah yang akan kita tuai Galatia 67. Begitu pula halnya dengan berkat Tuhan. Cobalah rumus memberi dan berkorban, maka berkat Tuhan akan dicurahkan tepat pada waktu-Nya, sebab itulah janji firman Tuhan. Janganlah kita jemu-jemu berbuat baik, karena apabila sudah datang waktunya, kita akan menuai, jika kita tidak menjadi lemah Galatia 69-10. Masalahnya kebanyakan dari kita telah menjadi lelah padahal belum saatnya menuai, bahkan mungkin ada dari kita yang berharap diberkati oleh Tuhan, sedangkan kita hampir tidak pernah menabur. Hari ini, seperti apa yang dikatakan oleh Rasul Paulus, selama masih ada kesempatan bagi kita, marilah kita berbuat baik. Sudahkah dalam hidup ini Anda menabur hal-hal baik dan bersifat kekal? Hidup kita adalah ladang untuk menabur kebaikan, kebajikan, dan berbagai hal-hal luhur lainnya. Tabur saja semua yang baik dan percaya bahwa Tuhan tidak akan lalai menepati janji-Nya. Tepat pada waktu-Nya, Ia akan memberi hal-hal yang layak kita tuai. Selamat menabur dan selamat memberi. [RS] REFLEKSI DIRI 1. Sudahkah dalam hidup ini Anda menabur hal-hal baik dan bersifat kekal? Seperti apa misalnya? Apakah Anda pernah merasa jemu dan lelah untuk menabur kebaikan? Mengapa? 2. Apakah Anda pernah mengalami penggenapan janji Tuhan dengan menuai dari hal-hal yang Anda tabur? POKOK DOA Bapa, terima kasih atas firman-Mu yang mengingatkanku bahwa selagi ada kesempatan bagiku, baiklah aku berbuat serta menabur hal-hal baik dan bersifat kekal. Terima kasih juga buat janji-Mu di mana aku juga akan menuai pada waktunya. Dalam nama Yesus, Amin. YANG HARUS DILAKUKAN Selagi diberi kesempatan hidup, taburlah kebaikan dan kebajikan kepada siapa pun dan di mana pun. HIKMAT HARI INI“Give, and it will be given to you.” – Jesus Christ Berikan, dan itu akan diberikan kepadamu Ibu, bapak, saudari, dan saudara terkasih dalam Kristus, pada minggu ini, kita memasuki Hari Minggu Biasa XVII Tahun C. Bacaan Injil hari ini Luk 111-13 mengisahkan Tuhan Yesus yang mengajarkan kepada para murid doa Bapa Kami, sebuah doa yang sederhana, namun merangkum seluruh nilai dengan lengkap. Dalam doa Bapa Kami, Tuhan Yesus mengajarkan kepada kita untuk memanggil Allah dengan sebutan “Bapa”. Kata ini merupakan kata kunci yang diberikan oleh Tuhan Yesus agar kita masuk dalam relasi dan doa yang intim dengan Bapa. Dengan nama “Bapa”, Tuhan Yesus menggabungkan dua permohonan, yaitu “dikuduskanlah nama-Mu” dan “datanglah Kerajaan-Mu”. Doa Tuhan Yesus – begitu juga seharusnya doa setiap orang Kristiani, pertama dan terutama, mengajak kita untuk senantiasa memuliakan Bapa dan memohon kepada Bapa agar Kerajaan serta kehendak-Nya nampak dan hadir di dunia ini dan dalam hidup kita. Doa Bapa Kami dilengkapi dengan tiga permohonan lainnya. Ketiga permohonan tersebut mengungkapkan kebutuhan dasar kita, yakni makanan, pengampunan dan bantuan dalam pencobaan. Kita tidak bisa hidup tanpa makanan rejeki, kita tidak bisa hidup tanpa pengampunan, dan kita tidak bisa hidup tanpa bantuan Bapa di saat pencobaan. Pertama, Tuhan Yesus mengajarkan kita agar meminta makanan rejeki yang secukupnya, tidak berlebihan. Kedua, Tuhan Yesus juga mengajarkan kita untuk meminta pengampunan dari Bapa. Ia menuntun kita pada kesadaran bahwa kita orang berdosa dan senantiasa membutuhkan kerahiman dan pengampunan dari Bapa. Selanjutnya, pengampunan dari Bapa menuntun kita untuk mengampuni orang yang bersalah kepada kita, berdamai dengan sesama. Ketiga, dalam permohonan “janganlah membawa kami dalam pencobaan”, Tuhan Yesus menuntun kita pada kesadaran bahwa kita hidup di dunia dengan berbagai macam cobaan dan godaan dan kita cenderung mudah jatuh ke dalamnya. Hanya dengan pertolongan Bapa kita dimampukan untuk melawan cobaan dan godaan di dalam hidup kita. Selain mengajar doa Bapa Kami, Tuhan Yesus menunjukkan pula betapa besar kekuatan doa yang dilakukan dengan penuh ketekunan dan kesetiaan. Jika kita setia dan tekun niscaya Allah tidak akan menolak. Seorang ayah tidak mungkin mengecewakan anak-anaknya, demikian pula dengan Bapa di Surga. Allah tidak akan menolak permohonan putera-puteri-Nya yang berdoa dengan tekun, setia, dan sesuai kehendak-Nya. Allah kita adalah Bapa yang murah hati. Selamat hari Minggu. Selamat berakhir pekan. Tuhan Yesus memberkati Anda sekeluarga. Penulis Rm. Vinsensius Rosihan Arifin, Pr Gambar Dokumentasi pribadi Warta Teresa Berilah kepada setiap orang yang meminta kepadamu; dan janganlah meminta kembali kepada orang yang mengambil kepunyaanmu. Dan sebagaimana kamu kehendaki supaya orang perbuat kepadamu, perbuatlah juga demikian kepada mereka. Dan jikalau kamu mengasihi orang yang mengasihi kamu, apakah jasamu? Karena orang-orang berdosa pun mengasihi juga orang-orang yang mengasihi mereka. Sebab jikalau kamu berbuat baik kepada orang yang berbuat baik kepada kamu, apakah jasamu? Orang-orang berdosa pun berbuat demikian. Dan jikalau kamu meminjamkan sesuatu kepada orang, karena kamu berharap akan menerima sesuatu dari padanya, apakah jasamu? Orang-orang berdosa pun meminjamkan kepada orang-orang berdosa, supaya mereka menerima kembali sama banyak. Tetapi kamu, kasihilah musuhmu dan berbuatlah baik kepada mereka dan pinjamkan dengan tidak mengharapkan balasan, maka upahmu akan besar dan kamu akan menjadi anak-anak Allah Yang Mahatinggi, sebab Ia baik terhadap orang-orang yang tidak tahu berterima kasih dan terhadap orang-orang jahat. Hendaklah kamu murah hati, sama seperti Bapamu adalah murah hati.” ”Janganlah kamu menghakimi, maka kamu pun tidak akan dihakimi. Dan janganlah kamu menghukum, maka kamu pun tidak akan dihukum; ampunilah dan kamu akan diampuni. Berilah dan kamu akan diberi suatu takaran yang baik, yang dipadatkan, yang digoncang dan yang tumpah ke luar akan dicurahkan ke dalam ribaanmu. Sebab ukuran yang kamu pakai untuk mengukur, akan diukurkan kepadamu.”

berilah maka kamu akan diberi